Resep resep masakan sudah di uji coba dari koleksi buku-buku dan majalah masakan, nantikan tip - tip dari dapurku selanjutnya , Happy Cooking .




Tips

Panaskan Oven Selama 10-15 menit Sebelum Memanggang Kue / Cake.
Loyang Cake di Rak no 2 dari bawah.

Gunakan Butter (Mentega) untuk cake yang lezat dan lembut

Gunakan kuning telur yang lebih banyak jika tanpa putih telur ,tambahkan kuning telur sesuai jumlah putih telur yang dikurangi.

Untuk hasil gorengan yang kering tidak berminyak ,campur minyak sayur dengan mentega putih 1:1 atau bisa dicampur dengan minyak padat.

Senin, 06 April 2009

Cara buat Tiramisu Kukus Dasar


Bahan I

8 butir (400 gram) telor
300 gram gula pasir
10 gram cake emulsifier [ misal,Sp,Ovalet,dan TBM ]
½ sdt garam.

Bahan II. [ campur dan ayak ]

225 gram tepung terigu protein sedang [ segitiga ].
25 gram susu bubuk.

Bahan III. [ campur jadi satu ].

250 gram margarin,kocok mengembang.
125 gram white cooking coklat,cairkan.

Bahan IV.

20 ml susu kental manis
1 sdt tiramisu pasta (bisa dibeli disupermarket/toko bahan kue).

Bahan V.

1 sdm kopi instan bubuk.


Cara membuat:

1.
Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan kental. Masukkan bahan II, aduk rata.

2.
Masukkan bahan III sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dengan spatula ( senduk kayu )hingga tercampur rata.

3.
Bagi adonan menjadi dua bagian,masing-masing beri bahan IV dan bahan V, aduk.

4.
Tuang adonan yang telah diberi dengan bahan V
kedalam loyang ukuran 22x22x7 cm yang diberi alas kertas roti.
Kukus kedalam panci pengukus selama 20 menit.Hingga matang.

5.
Tuangkan kembali adonan yang telah diberi bahan IV di-atasnya,kukus selama 30 menit hingga matang.

6.Angkat,keluarkan dari loyang dan biarkan dingin.

Happy cooking,

Tips Membuat Tiramisu Kukus

Bagi anda yang ingin membuat tiramisu kukus (baru kali pertama),saya akan memberikan tips cara membuat Tiramisu kukus.Selamat membaca.

1.
Gunakan kukusan yang mempunyai tutup kerucut supaya pada waktu mengukus tidak akan banyak uap air yang menetes pada cake dan bila menggunakan kukusan tutupan datar bisa dibungkus dengan kain lap bersih (serbet)untuk mengurangi tetesan air.

2.
Pada saat mengukus,air dalam kukusan tidak boleh terlalu penuh,sebaiknya ½ dari dari dasar kukusan untuk mencegah kelebihan uap air yang dihasilkan sehingga mengenai cake.

3.
Gunakan api sedang waktu mengukus supaya menghasilkan cake dengan permukaan yang rata dan tidak bergelombang.

4.
Loyang yang digunakan untuk membuat tiramisu kukus hanya diberi alas kertas roti pada dasar loyang dan tidak boleh dipoles dengan margarin,karena akan menghasilkan tiramisu kukus dengan pnggiran kue mengerut.

5.
Untuk pembuatan tiramisu kukus dengan menggunakan margarin dengan jumlah 250 gram atau lebih sebaiknya menggunakan margarin kocok untuk memudahkan mengadukdan adonan lebih stabiltidak mudah mencair.

6.
Penggunaan cream cheese bisa digantikan dengan cheese spread dengan jumlah yang sama.

7.
Untuk menghasilkan cake tiramisu kukus yang lebih empuk dan tahan lama sebaiknya penggunaan margarin/mentega dicampur dengan minyak goreng.

Sabtu, 04 April 2009

Penyebab Diet Tak Kunjung Berhasil


Pernahkah Anda merasa telah berjuang keras melakukan diet tapi berat badan tak kunjung turun?
Anda tak sendiri karena banyak orang lain juga mengalami hal yang sama. Hal ini disebabkan karena adanya kesalahan yang seringkali tanpa disadari dalam menjalankan diet.
Akibatnya, berat badan justru berada dalam posisi stagnan dan tak jarang akan lebih mudah untuk mengalami kenaikan berat badan.Berikut adalah kesalahan dalam diet yang sering dilakukan :

1. Mengurangi jumlah makan, bukan porsi makan. Hal ini seringkali dilakukan oleh para pelaku diet, dengan melewati salah satu jam makan seperti sarapan atau makan malam. Padahal sarapan penting sebagai energi utama untuk melakukan aktivitas sepanjang hari dan menghindari konsumsi gula atau lemak berlebihan di saat lapar.Lagipula, makan secara teratur (3 kali sehari) akan meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu mengurangi berat badan karena proses pembakaran lemak dan kalori lebih mudah. Hal ini berbanding terbalik saat tubuh dalam keadaan lapar, di mana metabolisme secara alami akan turun.

2. Diet yang membatasi untuk mengkonsumsi satu kelompok makanan tertentu. Diet yang menganjurkan untuk tidak makan karbohidrat atau lemak sama sekali, dan hanya mengkonsumsi buah dan sayur saja tidak baik untuk kesehatan, karena kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral tidak akan tercukupi, terutama untuk usia remaja. Tubuh masih membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang seimbang untuk menjaga kesehatan. Pilihkan makanan yang rendah lemak daripada tidak makan lemak sama sekali.

3. Konsumsi kalori terlalu rendah. Untuk perempuan, tubuh memerlukan sekitar 2000 kalori setiap harinya, sedangkan laki-laki membutuhkan sekitar 2500 kalori. Apabila kalori yang masuk dibatasi hingga sekitar 1000 kalori atau bahkan kurang, justru akan menyebabkan rendahnya metabolisme tubuh dan mengalami anemia.

4. Tidak olah raga. Padahal olah raga dapa meningkatkan metabolisme tubuh yang membantu proses pembakaran lemak dan kalori, berat badan pun akan lebih cepat turun.

5. Konsumsi salad. Mengkonsumsi salad memang baik, namun patut diingat bahwa mayonnaise yang menyertai salad juga mengandung lemak yang cukup tinggi.

6. Tidak minum susu. Mengkonsumsi susu setiap hari tetap dibutuhkan, terutama susu rendah lemak berkalsium tinggi karena dapat menguatkan tulang dan melengkapi nutrisi tubuh.

7. Berat badan turun drastis. Sebaiknya berat badan yang turun tidak lebih dari 1-2 kg dalam seminggu karena dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang lain, seperti hati dan ginjal, yang dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk menggantikan cadangan glukosa dalam darah. Hal ini pun dapat mengganggu kesehatan Anda.

Sumber : Kompas

Cari Masakan Disini

Today

Our Blogger Templates Web Design