Resep resep masakan sudah di uji coba dari koleksi buku-buku dan majalah masakan, nantikan tip - tip dari dapurku selanjutnya , Happy Cooking .




Tips

Panaskan Oven Selama 10-15 menit Sebelum Memanggang Kue / Cake.
Loyang Cake di Rak no 2 dari bawah.

Gunakan Butter (Mentega) untuk cake yang lezat dan lembut

Gunakan kuning telur yang lebih banyak jika tanpa putih telur ,tambahkan kuning telur sesuai jumlah putih telur yang dikurangi.

Untuk hasil gorengan yang kering tidak berminyak ,campur minyak sayur dengan mentega putih 1:1 atau bisa dicampur dengan minyak padat.
Tampilkan postingan dengan label Brokoli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brokoli. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2011

Kentang Keju Brokoli




ilustrasi

Bahan:
500 g kentang, kupas, iris tipis
1 sdm margarin
50 g bawang Bombay, cincang
1 sdm tepung terigu
250 ml susu segar
100 g brokoli, lepaskan kuntumnya, potong kecil
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 sdm keju cheddar parut
Taburan:
2 lembar daging asap, potong kecil
2 sdm keju cheddar parut
Pelengkap:
Sosis sapi
Selada sayuran

Cara membuat:
Rebus kentang hingga empuk. Tiriskan.
Tumis bawang Bombay hingga layu dan wangi.

Taburi tepung terigu, aduk hingga rata.
Tuangi susu segar, aduk hingga kental.
Masukkan kentang dan brokoli serta bumbu dan keju.
Aduk hingga mendidih.
Taruh dalam mangkuk aluminium.
Taburi bahan Taburan.
Panggang dalam oven panas 180 C selama 30 menit.
Angkat, sajikan hangat.

Resep sudah diuji coba.
sumber :detikfood.

Senin, 21 Februari 2011

Brokoli krim sup

Bahan:
300 gram brokoli, buang batangnya
100 gram kentang, kupas, potong kotak
75 gram bawang bombay, cincang
500 gram air
100 ml krim cair
Garam dan merica

Cara Pembuatan:
1. Tumis bawang bombay hingga harum, masukkan air, brokoli dan kentang. Bumbui dengan garam dan merica, biarkan hingga brokoli dan kentang hancur.
2. Matikan kompor, biarkan hingga rebusan brokoli dingin.
3. Blender rebusan brokoli hingga halus, panaskan kembali.
4. Beri krim cair, masak hingga mendidih. Sajikan selagi hangat.

Jumat, 20 Februari 2009

Brokoli goreng tepung panir


Bahan untuk Panir Brokoli :

Brokoli 500 gr diambil kuntumnya

Telur 2 butir

Garam secukupnya

Merica Bubuk,

Bawang putih bubuk secukupnya.

Tepung Panir (tepung roti ) secukupnya.

Minyak untuk menggoreng.

Cuci brokoli dan tiriskan. Celupkan kedalam kocokan telur yg dicampur dg bawang putih bubuk, merica, serta garam.

Balur dengan tepung roti. Goreng dengan api panas sedang hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan di atas tisue dapur.

*Hidangkan dengan saus mayones tambahkan sedikit jeruk lemon / nipis untuk menambah rasa.

*Saus cabe botolan secukupnya.

Catatan :
sebelum dicelup ke dalam kocokan telur, kuntum brokolinya sebaiknya dibedak-in dulu dengan tepung trigu .


Dari majalah Bild der Frau.

Cegah Stroke Dengan Brokoli


Banyak makan buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan banyak penyakit lainnya. Begitu juga halnya dengan brokoli, 1 khasiat lagi dari brokoli yang perlu anda ketahui adalah mencegah stroke.

Dalam studi besar pertama yang meneliti hubungan ini, tim ahli epidemiologi dari Harvad yang dipimpin oleh Kaummudi J.Joshipura, mengamati kebiasaan makan lebih dari 75.000 perempuan.

Para periset menemukan, setiap porsi harian buah dan syuran dapat mengurang insiden stroke ishemic sampai 7%. Secara garis besar, 4 di antara 5 stroke adalah ischemic, yang disebabkan oleh gumpalan darah yang menyumbat aliran darah ke otak.

Berarti perempuan yang menambahkan beberapa iris brokoli ke dalam makanannya dapat menurunkan resiko stroke sampai seperempatnya.

Sampai saat ini para ahli belum menemukan penjelasan kekuatan yang menghancurkan gumpalan darah ini. Para ahli menduga, diet tinggi hasil bumi mengurangi resiko stroke, karena jenis makanan ini cenderung rendah lemak dan kaya dengan bahan bahan yang besahabat dengan jantung, sepeti serat, folate, dan potassium. Tapi, nutrien-nutrien ini juga mempunyai keterbatasan.

Joshipura menekankan, tidak semua sayuran berkhasiat sama. Kentang dan polong-polongan misalnya, tidak memiliki penurunan resiko yang terukur. Orang-orang yang memiliki resiko terendah ternyata lebih banyak mengkonsumsi sayuran crucifer seperti brokoli, kol, dan kembang kol, ditambah sayuran berdaun hijau dan buah-buah jeruk.

Cari Masakan Disini

Today

Our Blogger Templates Web Design